Products Review & News

Pompa Submersible

Pompa Submersible (pompa benam) disebut juga dengan electric submersible pump (ESP ) adalah pompa yang dioperasikan di dalam air dan akan mengalami kerusakan jika dioperasikan dalam keadaan tidak terdapat air terus-menerus. Jenis pompa ini mempunyai tinggi minimal air yang dapat dipompa dan harus dipenuhi ketika bekerja agar life time pompa tersebut lama. Pompa jenis ini bertipe pompa sentrifugal. Pompa sentrifugal sendiri prinsip kerjanya mengubah energi kinetis (kecepatan) cairan menjadi energi potensial (dinamis) melalui suatu impeller yang berputar dalam casing.

Prinsip kerja pompa jenis ini berbeda dengan jenis Jet Pump. Jenis pompa submersible bekerja dengan mendorong air ke permukaan.

Berikut kelebihan dari jenis pompa submersible :

  1. Biaya perwatan yang rendah.
  2. Tidak bising, karena berada dalam sumur.
  3. Pompa memiliki pendingin alami, karena posisinya terendam dalam air.
  4. System pompa tidak menggunakan shaft penggerak yang panjang dan bearing, jadi  problem yang biasa terjadi pada pompa permukaan ( Jet Pump ) seperti kehausan bearing dan shaft tidak terjadi.

Jika ada yang ingin ditanyakan, jangan ragu untuk menghubungi kami.

Email   : info@kamjaya.com

Phone  : 021-73887603/ 021-71654133/ 085105654133

Web     : www.kamjaya.com

Cara Memilih Pompa Rumah Tangga

Bagaimana cara membeli atau memilih pompa air yang tepat dengan kebutuhan.

Dimana air yang dialirkan banyak tetapi kantong tidak boros.
Pompa air merupakan peralatan rumah yang sudah menjadi kebutuhan utama di rumah tangga saat ini.
Adanya pompa air membuat kegiatan rumah tangga seperti mencuci, mandi atau menyiram tanaman menjadi lebih mudah.

Memilih pompa air sebenarnya tidak terlalu sulit. Hal yang perlu diingat adalah jangan gampang tergoda dengan penawaran produk bagus atau harga murah, tapi perhatikan spesifikasi pompa tersebut dengan teliti.

Tips dan Trik Membeli Pompa Air

1. Ketahui sumber air terlebih dahulu

Maksudnya air yang akan di alirkan apakah dari sumur gali, sumur bor,  penampungan air atau sumber lain.

2. Berapa tinggi permukaan air dengan pompa

Tinggi permukaan air adalah jarak antara pompa dengan permukaan air. Jarak tersebut dapat Anda tanyakan ke tukang sumur, biasanya mereka sudah berpengalaman atau bisa dengan cara menggantung paku pada seutas tali sampai ke permukaan air dan ukur berapa panjang tali tersebut sampai atas dengan catatan batas bawah dari benang yang basah.

Perkirakan juga waktu musim kemarau atau musim hujan. Pada musim kemarau air akan susut jarak pompa menjauh. Kalau musim hujan permukaan air naik dan hati-hati penempatan pompa jangan sampai terendam air.

Hal tersebut diatas sebaiknya ketahui dulu sebelum membeli pompa.

3. Spesifikasi daya hisap dan daya dorong Pompa

Bandingkan antara tinggi permukaan air dengan daya hisap pompa. Pilih pompa dengan daya hisap lebih tinggi dari jarak permukaan air. Karena daya hisap yang dicantumkan pabrik adalah daya hisap maximal. Sebagai contoh kalau permukaan air kurang dari 7 meter, gunakan pompa dengan daya hisap 9 meter yaitu pompa sumur dangkal. Begitu juga seterusnya pada jarak permukaan air yang lebih tinggi.

Untuk daya dorong, kalau jarak pendek sekitar rumah biasanya sudah cukup, tapi kalau jarak jauh di hitung tersendiri. Standard tersebut umumnya sama pada semua merek pompa.

4. Daya listrik.

Tentu daya listrik disesuaikan dengan listrik terpasang dirumah Anda. Pada umumnya start awal on menyalakan pompa air memerlukan daya listrik 2 kali lebih besar dari daya listrik normal. Hal lain adalah daya listrik pompa lebih tinggi tidak mempengaruhi daya hisap pompa tersebut. sebagai contoh pompa dengan daya hisap 7 meter dengan listrik 250 watt tidak lebih baik dari pompa dengan listrik 350 watt daya hisap yang sama. Jadi pilih daya listrik lebih rendah agar hemat.

5. Kualitas dan Harga

Kualitas pompa air banyak ditentukan oleh bahan yang digunakan. Pilih bahan yang tahan karat agar tahan lama seperti stainless steel dll.
Bahan berkualitas mempengaruhi harga pompa tersebut. Ini tergantung budget yang anda punya.
Sekarang tergantung anda, ingat harga juga menentukan kualitas.

6. Garansi

Perhatikan garansi, karena barang yang mempunyai garansi berarti pabrik bertanggung jawab dan menunjukan juga kualitas barang tersebut baik.

Jika ada yang ingin ditanyakan, jangan ragu untuk menghubungi kami.

Email   : info@kamjaya.com

Phone  : 021-73887603/ 021-71654133/ 085105654133

Web     : www.kamjaya.com

Kategori Pompa Ebara

Selain sebagai pompa utama dalam jaringan fire fighting, pompa ebara juga tersedia untuk pompa industri, pompa proses untuk minyak dan gas, dan pompa custom sesuai permintaan perusahaan. Kategori produk yang ada meliputi produksi, pelayanan, dan service dari :

  • Mesin Fluida
  • Mesin Turbo
  • Instalasi pengolahan air
  • Sistem pendingin udara
  • Pompa self Priming
  • Pompa Sentrifugal dengan satu atau dua Impeller
  • Pompa gigi roda
  • Pompa Multistage
  • Pompa Submersible

Produk – produk tersebut sangat handal sebagai support untuk penanggulangan kebakaran. Pompa Ebara diproduksi dengan tingkat standar yang tinggi dari mulai desain sampai tahap finishing. Desain non overload memastikan kinerja dari Pompa Ebara stabil saat dinyalakan untuk distribusi air dalam sistem pemadam kebakaran. Menggunakan bahan tahan yang aman terhadap korosi pada bagian – bagian yang berputar. Komponen hidrolik skor impeller memperpanjang hidup bantalan dan menjamin operasi yang halus tanpa suara yang bising. Sepenuhnya dalam produksi Pompa Ebara telah teruji dan tersertifikasi oleh NFPA 20 (national fire protection association) dan Underwriters Laboratories ( UL ).

Spesifikasi dan Kelebihan Pompa Ebara

  • Mudah dalam melepas untuk perawatan.
  • System BPO (Back Pull Out) memungkinkan semua elemen yang berputar dapat dihapus tanpa melepas suction saat pipa bekerja.
  • Top Centreline Debit memberikan dukungan pada casing bawah untuk bertahan terhadap distorsi dan berat pada sistem pipa.
  • Aliran kapasitas dari 250 sampai 750 gpm (galon per menit).
  • Tekanan kerja pompa Ebara mencapai 250 psi.

Jika ada yang ingin ditanyakan, jangan ragu untuk menghubungi kami.

Email   : info@kamjaya.com

Phone  : 021-73887603/ 021-71654133/ 085105654133

Web     : www.kamjaya.com

Cara Kerja Centrifugal Pump.

Centrifugal pump atau pompa centrifugal adalah jenis pompa yang paling banyak digunakan, ia memiliki kelebihan diataranya karena pengoprasiannya yang mudah, maintenance yang tidak terlalu mahal, tidak berisik dan lain sebagainya.

Sebelum ke cara kerja centrifugal pump, ada baiknya kita memahami prinsip kerja dari pompa terlebih dahulu. Pompa adalah alat untuk mengalirkan fluida cair. Bedanya dengan compressor, compressor biasanya digunakan untuk mengalirkan fluida yang compressible, fluida yang dapat di mampatkan seperti udara.

Prinsip kerja pompa adalah ia menciptakan tekanan vakum pada inletnya, yang akhirnya menyerap fluida ke dalam pompa, kemudian mendorongnya melalui lubang keluar yang disebut outlet atau discharge. Ada dua jenis pompa sebenarnya, yaitu positif displacement pump dan satu lagi jenis kinetic, centrifugal pump ini masuk dalam jenis pompa yang kinetic.

Prinsip Kerja Centrifugal Pump.

Pada pompa centrifugal, ia memanfaatkan gaya centrifugal. Seperti apa gaya centrifugal? Coba kita buat sedikit experiment untuk memahami gaya centrifugal. Misalnya kamu punya sebuah wadah, ember yang berisi air misalnya. Kamu putar terus menerus, ketika putaran itu semakin kencang, di tanganmu akan terasa tertarik oleh gaya dari air yang kamu putar. Semakin kencang putarannya, semakin besar gayanya. Gaya pada lenganmu itulah gaya centrifugal.

Kalau di definisikan, gaya centrifugal adalah gaya gerak melingkar yang berputar menjauhi pusat lingkaran, dimana nilainya adalah positif. ketika impeller (baling baling) berputar maka air akan terdorong di impeller lewat gaya centrifugal dan akhirnya keluar di saluran discharge, sedangkan pada suctionnya menjadi negative pressure nya yang menyebabkan air jadi terisap pada suction nya.

Jenis Impeller Pada Centrifugal Pump.

Berbicara mengenai impeller pada centrifugal pump, ia dibagi menjadi 3 bagian, yaitu :

open impeller, dimana baling baling itu bebas, ia tidak ada penahan di sisi depan atau belakangnya, biasanya ini dipakai pada axial flow.

Semi open impeller adalah kondisi dimana baling baling itu bebas di satu sisi, tapi disisi yang lainya ditutup.

 

Dan yang terakhir adalah enclosed impeller, yaitu baling baling berada di Antara dua disk (penutup), dan biasanya di cor menjadi satu bagian.

Demikian artikel ini kami buat.

Jika ada yang ingin ditanyakan, jangan ragu untuk menghubungi kami.

Email   : info@kamjaya.com

Phone  : 021-73887603/ 021-71654133/ 085105654133

Web     : www.kamjaya.com

Pompa Air Otomatis

Pada dasarnya setiap pompa air dilengkapi dengan peralatan otomatis ketika kita membeli mesin pompa air di toko, ini berguna untuk memudahkan kita pada saat pengoperasian, sehingga waktu kita menjadi lebih efektif dan efisien dan tidak memerlukan aktifitas menghidupkan ataupun mematikan pompa,sebab sudah ada sensor otomatisnya, yang bekerja berdasarkan tekanan yang terdapat pada pipa atau saluran air pada keluaran pompa.

Pada mesin pompa air ada saluran hisap dan ada saluran buang, alat otomatis atau sensornya menggunakan sensor tekanan atau disebut juga Pressure Switch dan dipasang pada tabung pada saluran keluaran pompa, ketika pompa dihidupkan atau dihubungkan dengan tegangan jala-jala, maka pompa akan berputar sehingga dibagian dalam pompa terjadi vaccum karena adanya perbedaan tekanan, sehingga air yang ada didalam tanah akan terhisap naik.

Pada saat mesin pompa air berputar dan semua kran air yang ada dirumah tertutup maka pada saluran keluaran pompa akan timbul tekanan yang cukup besar, ketika tekanan yang dihasilkan melebihi tekan set yang ada pada sensor atau pressure switch maka sensor akan bekerja dan pompa air akan mati seketika, pompa air akan hidup lagi jika ada salah satu kran air terbuka disebabkan tekanan air sudah turun dan begitulah seterusnya.

Dengan demikian saat kita lupa untuk mematikan pompa air, maka mesin pompa air tidak akan terbakar disebabkan kerja yang terus menerus, dan lagi kita tidak perlu memasang atau mencabut steker dari mesin pompa air sebab segalanya akan bekerja secara otomatis.

Kami juga bisa membantu memilihkan produk yang sesuai dengan kebutuhan Bapak/ Ibu.

Jika ada yang ingin ditanyakan, jangan ragu untuk menghubungi kami.

Email   : info@kamjaya.com

Phone  : 021-73887603/ 021-71654133/085105654133

Web     : www.kamjaya.com

Variable Speed Drive ( VSD )

Aplikasi variable speed banyak  diperlukan dalam industri. Jika sebelumnya banyak dipergunakan system mekanik, kemudian beralih ke motor slip/ pengereman maka saat ini banyak menggunakan semikonduktor. Tidak seperti softstarter yang mengolah level tegangan, inverter menggunakan frekuensi tegangan masuk untuk mengatur speed motor. Seperti diketahui, pada kondisi ideal (tanpa slip).

Jadi dengan memainkan perubahan frekuensi tegangan yang masuk pada motor, speed akan berubah. Karena itu inverter disebut juga Variable Frequency Drive.

Prinsip kerja inverter yang sedehana adalah :

  • Tegangan yang masuk dari jala jala 50 Hz dialirkan ke board Rectifier/ penyearah DC, dan ditampung ke bank capacitor. Jadi dari AC di jadikan DC.
  • Tegangan DC kemudian diumpankan ke board inverter untuk dijadikan AC kembali dengan frekuensi sesuai kebutuhan. Jadi dari DC ke AC yang komponen utamanya adalah Semiconduktor aktif seperti IGBT. Dengan menggunakan frekuensi carrier (bisa sampai 20 kHz), tegangan DC dicacah dan dimodulasi sehingga keluar tegangan dan frekuensi yang diinginkan.

Untuk pemasangan inverter sebaiknya juga dipasang unit pengaman hubung singkat seperti Seconductor Fuse atau bisa juga Breaker. Ini seperti pada pemasangan softstarter hanya saja tanpa contactor bypass.

 

Pengontrolan start, stop, jogging dll bisa dilakukan dengan dua cara yaitu via local dan remote. Local maksudnya adalah dengan menekan tombol pada keypad di inverternya. Sedangkan remote dengan menghubungkan terminal di board control dengan tombol external seperti ,button, atau switch. Masing- masing option tersebut mempunyai kelemahan dan keunggulan sendiri- sendiri.

Frekuensi dikontrol dengan berbagai macam cara yaitu : melalui keypad (local), dengan external potensiometer, Input 0 ~ 10 VDC , 4 ~ 20 mA atau dengan preset memori. Semua itu bisa dilakukan dengan mengisi parameter program yang sesuai.

 

Beberapa parameter yang umum dipergunakan/ minimal adalah sebagai berikut (istilah/nama parameter bisa berbeda untuk tiap merk) :

  • Display : Untuk mengatur parameter yang ditampilkan pada keypad display.
  • Control : Untuk menentukan jenis control local/ remote.
  • Speed Control : Untuk menentukan jenis control frekuensi reference
  • Voltage : Tegangan Suply Inverter.
  • Base Freq. : Frekuensi tegangan supply.
  • Lower Freq. : Frekuensi operasi terendah.
  • Upper Freq. : Frekuensi operasi tertinggi.
  • Stop mode : Stop bisa dengan breaking, penurunan frekuensi dan di lepas seperti starter DOL/ Y-D.
  • Acceleration : Setting waktu Percepatan.
  • Deceleration : Setting waktu Perlambatan.
  • Overload : Setting pembatasan arus.
  • Lock : Penguncian setting program.

Jika beban motor memiliki inertia yang tinggi maka perlu diperhatikan beberapa hal dalam acceleration dan deceleration. Untuk acceleration/ percepatan akan memerlukan torsi yang lebih, terutama pada saat start dari kondisi diam.

Pada saat deceleration/ perlambatan, energi inertia beban harus didisipasi/ dibuang. Untuk perlambatan dalam waktu singkat atau pengereman, maka energi akan dikembalikan ke sumbernya. Motor dengan beban yang berat pada saat dilakukan pengereman akan berubah sifat menjadi “generator”. Jadi energi yang kembali ini akan masuk ke dalam DC Bus Inverter dan terakumulasi di sana karena terhalang oleh rectifier. Sebagai pengamanan, inverter akan trip jika level tegangan DC Bus melebihi batas yang ditoleransi.

Untuk mengatasi tripnya inverter dalam kondisi ini diperlukan resistor brake. Resistor brake akan membuang tegangan yang lebih dalam bentuk panas. Besar kecilnya resistor brake ini sangat tergantung dengan beban dan siklus kerja inverter.

Untuk info dan penawaran dapat menghubungi :

Email    : info@kamjaya.com

Phone   : 021-71654133/ 085105654133

Web      : www.kamjaya.com

Rangkaian Pompa Air

Rangkaian Pompa Air adalah suatu rangkaian elektronika yang dikemas menjadi suatu instrumen, yang mempunyai fungsi sebagai penyedia aliran air dalam debit besar dengan prinsip kerja menghisap air yang tersedia dan mendistribusikan aliran air tersebut kepada setiap saluran keluar air. Untuk pembagian jenis dari rangkaian pompa air dapat diklasifikasikan melalui kekuatan daya hisap, daya listrik yang dikonsumsi, level ketinggian distribusi air, dan level ketinggian penampungan air. Perhitungan dari daya hisap air dan daya listrik yang dikonsumsi biasanya akan sebanding, jadi apabila pompa air mengalirkan air dalam jumlah debit yang besar maka akan semakin besar pula daya yang dikonsumsi oleh rangkaian pompa air.

Gambar Skema Rangkaian Pompa Air

Rangkaian Pompa Air

Selain itu rangkaian pompa air akan membutuhkan daya 2 kali lebih besar saat pertama kali dioperasikan, itu dikarenakan rangkaian pompa air membutuhkan proses seperti motor listrik yang mengubah energi listrik menjadi energi gerak. Energi gerak tersebut akan difungsikan untuk memutar baling-baling pompa hingga mencapai putaran yang dibutuhkan oleh pompa air untuk mengkosongkan udara pada ruang pompa, sehingga akan menghasilkan daya hisap kepada sumber air yang akan didistibusikan dan memompa kepada saluran-saluran keluaran air. Maka itulah untuk menghindari listrik yang tidak stabil dari daya awal operasi pompa, sebaiknya kita menggunakan komponen tambahan untuk rangkaian pompa air, yaitu kapasitor bank dan stabilizer.

Untuk penghematan daya listrik yang dikonsumsi dari rangkaian pompa air sebaiknya rangkaian pompa air diberikan komponen tambahan yaitu sensor air. Sensor air mempunyai fungsi untuk menghentikan operasi apabila daya tampung air sudah melebihi batas level air pada penampungan. Prinsip kerja dari sensor ini sangatlah sederhana, yaitu menggunakan 3 sensor yang memakai sistem logika sederhana, yang akan disambungkan kepada relay untuk memutuskan arus listrik secara otomatis. Sensor ini mempunyai 3 level, level air rendah, sedang, dan tinggi yang masing-masing input sensornya dihubungkan kepada konduktor yang nantinya akan terkena air dan selanjutnya akan mengindikasikan, apabila kondisi semua sensor LOW maka relay akan mematikan rangkaian pompa air.

Demikian penjelasan singkat tentang rangkaian pompa air, semoga artikel rangkaian kali ini dapat berguna dan bermanfaat bagi anda semua.

Untuk info lebih lanjut dapat menghubungi kami melalui :

Phone   : 085105654133

Email   : info@kamjaya.com

Web      : www.kamjaya.com

Tips memilih pompa Submersible untuk Rumah Tangga.

Kali ini, kami akan mengulas bagaimana cara memilih pompa submersible untuk rumah tangga. Dengan menurunnya tingkat permukaan air di kota2 besar di Indonesia, rumah2 mulai beralih dari pompa sumur dangkal, ke pompa jet pump, dan akhir2 ini lebih banyak ke pompa submersible. Sesuai namanya pompa submersible direndam di dalam air sumur. Pompa submersible sendiri sebenarnya kadang2 digunakan dalam menyebut pompa celup untuk kolam, sewage, atau sumppit. Namun kali ini kami akan mengulas pompa submersible khusus untuk sumur dalam, atau yang biasa disebut pompa satelit / submersible bore hole pump.

Submersible untuk sumur dalam rumah tangga dibagi menjadi 2 kategori, yaitu submersible untuk sumur 3 inch, dan submersible untuk sumur 4 inch. Sebagai catatan, pompa submersible 3 inch bukan berarti diameter pompa 3 inch, tetapi pompa tersebut bisa masuk ke sumur diameter pipa 3 inch. Demikian juga dengan submersible 4 inch. Tetapi perlu diperhatikan juga, bahwa terkadang tebal pipa2 dengan kualitas bagus seperti merk rucika terlalu tebal. Jadi pompa terkadang agak sempit untuk masuk ke pipa tersebut atau terkadang malah tidak bisa masuk karena pipa terlalu tebal. Jadi pemilihan pipa casing sumur pun berpengaruh dalam pemilihan pompa. Tapi secara umum, tebal pipa2 seperti maspion abu atau pipa2 lainnya cukup untuk dimasuki pompa submersible dengan diameter inch seperti yang disebutkan diatas. Kalau memang ingin memakai pipa kualitas bagus seperti rucika, lebih baik diameter pipanya lebih besar sedikit, seperti 5 inch.

Kapan kita memakai 3 inch atau 4 inch? Biasanya hal itu tergantung sumur di rumah anda. Ada beberapa sumur yang sudah dibuat untuk sumur jet pump dengan struktur pipa 4 inch sampai mata ventury, sisanya 3 inch. Karena jet pump sudah tidak bisa menghisap, rumah2 yang sudah memiliki struktur sumur tersebut bisa mengganti pompa jet pumpnya dengan pompa submersible 3 inch. Pompa submersible sumur 3 inch, dipopulerkan oleh pompa submersible type SQ merk Grundfos. Sehingga terkadang tukang2 atau orang pada umumnya menyebut pompa submersible 3 inch dengan sebutan SQ untuk merk apapun. Sedangkan untuk pompa submersible 4 inch biasanya disebut type SP yang merujuk pada type pompa SP merk Grundfos.

Setelah mengetahui diameter pompa yang dibutuhkan, kita harus mengetahui dalamnya sumur dan permukaan air untuk memilih pompa submersible yang kita butuhkan. Dalamnya sumur berbeda2 di tiap daerah, bahkan di kota yang sama pun berbeda2. Hal ini disebabkan karena lapisan air (aquifer), struktur tanah dan batu yang berbeda2 di tiap daerah. Biasanya tukang pompa daerah rumah anda atau kota anda yang sering mengebor di daerah2 tersebut yang mengetahui berapa dalam kita harus mengebor. Apabila anda ingin yakin, anda juga bisa meminta orang geologi untuk melihat struktur tanah di tempat anda dengan menggunakan cara geolistrik (sebelum pengeboran) dan logging (setelah pengeboran).

Setelah anda mengetahui dalam sumur dan permukaan air di tempat anda, barulah anda dapat menentukan pompa mana yang akan digunakan. Biasanya patokan yang kami gunakan adalah sebagai berikut: permukaan air 30-40 meter: Pompa Submersible 1/2 HP; 40-50 meter: 3/4 HP; 50-70 Meter: 1 HP, 60-80 meter: 1.5 HP. Tapi patokan tersebut tergantung dari supply air sumur anda dan pemakaian air yang digunakan di rumah anda. Patokan tersebut kami hitung dengan mengingat bahwa kebutuhan air di rumah tangga adalah sekitar 2 m3/jam atau 3 m3/jam. Apabila ternyata penggunaan air anda lebih besar, karena digunakan untuk kolam renang, kolam ikan, atau banyaknya orang yang tinggal di rumah anda, maka HP pompanya harus diperbesar.

Pompa Submersible yang dijual di PT. Karya Andalan Mandiri Jaya biasanya hanya berupa Pompa dan Motor saja. Belum termasuk kabel atau panel. Jadi untuk mendapatkan pompa yang siap pakai, biasanya anda harus membeli tambahan.

Panel

Panel merupakan pengaman pompa. Sebenarnya tanpa panel pun pompa sudah bisa berjalan. Tapi kami biasanya menyarankan pemakai submersible pump untuk memakai tambahan panel ini.

Untuk Informasi pemesanan bisa menghubungi kami, melalui:

Phone       : 085105654133/ 021 71654133

Email       : info@kamjaya.com

Web         : www.kamjaya.com

Cara Kerja Pompa Air

. Pada dasarnya setiap pompa air dilengkapi dengan peralatan otomatis ketika kita membeli mesin pompa air, ini berguna untuk memudahkan kita pada saat pengoperasian, sehingga waktu kita menjadi lebih efektif dan efisien dan tidak memerlukan aktifitas menghidupkan ataupun mematikan pompa,sebab sudah ada sensor otomatisnya, yang bekerja berdasarkan tekanan yang terdapat pada pipa atau saluran air pada keluaran pompa.

. Pada mesin pompa air ada saluran hisap dan ada saluran buang, alat otomatis atau sensornya menggunakan sensor tekanan atau disebut juga Pressure Switch dan dipasang pada tabung pada saluran keluaran pompa, ketika pompa dihidupkan atau dihubungkan dengan tegangan jala-jala, maka pompa akan berputar sehingga dibagian dalam pompa terjadi vaccum karena adanya perbedaan tekanan, sehingga air yang ada didalam tanah akan terhisap naik.

. Pada saat mesin pompa air berputar dan semua kran air yang ada dirumah tertutup maka pada saluran keluaran pompa akan timbul tekanan yang cukup besar, ketika tekanan yang dihasilkan melebihi tekan set yang ada pada sensor atau pressure switch maka sensor akan bekerja dan pompa air akan mati seketika, pompa air akan hidup lagi jika ada salah satu kran air terbuka disebabkan tekanan air sudah turun dan begitulah seterusnya.

. Dengan demikian saat kita lupa untuk mematikan pompa air, maka mesin pompa air tidak akan terbakar disebabkan kerja yang terus menerus, dan lagi kita tidak perlu memasang atau mencabut steker dari mesin pompa air sebab segalanya akan bekerja secara otomatis.

PT. Karya Andalan Mandiri Jaya (KAMJAYA) menyediakan pompa air untuk segment Commercial maupun Industrial Building.

Untuk permintaan Brosur dan data pompa bisa menghubungi :

Phone       : 021-71654133/ 085105654133

Email        : info@kamjaya.com

Web           : www.kamjaya.com

 

 

Booster Pump

Pompa Pendorong / Booster Water Pump / Otomatis Pressure Switch

Untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari, di butuhkan minimal 1 buah pompa air untuk mendistribusikan dari sumber ke seluruh titik air ( sumber air bisa dari sumur,atau penampungan ) . Untuk memudahkan mengkonsumsi air, biasanya kita membangun tower air dengan ketinggian tertentu. Dengan sistem pompa air menghisap air dari sumber untuk di simpan pada tower air. Selanjutnya dengan tower air, yang memanfaatkan gaya gravitasi, air mengalir melalui pipa tanpa bantuan pompa.
Dalam kondisi ini biasanya tekanan air hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan mencuci maupun mengisi bak kamar mandi. Tetapi apabila kita mandi menggunakan shower, tekanan air biasanya kurang memuaskan. Apalagi bila kita menggunakan water heater gas. Water heater gas umumnya membutuhkan tekanan air sebagai salah satu mekanisme pemantik untuk menyalakan api untuk memanaskan air. Sehingga bila tekanan air kurang pemantik tidak akan berfungsi dengan baik. Selain itu mesin cuci modern umumnya mensyaratkan tekanan air tertentu untuk dapat berfungsi dengan baik. Oleh karena itu membutuhkan tambahan pompa untuk dapat memenuhi kebutuhan ini.
Salah satu solusi yang umum di gunakan adalah menggunakan pompa sumur dangkal yang dilengkapi dengan otomatis. Otomatis pada pompa ini menggunakan jenis pressure switch. 
Pompa booster merupakan alternatif penggunaan produk pompa sumur dangkal otomatis yang biasa kita kenal. Pompa booster adalah jenis pompa yang berfungsi hanya untuk menambah tekanan air, dengan demikian pompa tidak dapat di gunakan untuk menghisap air dengan posisi sumber air di bawah pompa. Sistem otomatis menggunakan sejenis bola magnet, yang bekerja bila ada aliran air.

Pompa otomatis dan pompa booster merupakan sistem penambah tekanan air, yaitu apabila kran dibuka pompa ON, kran ditutup pompa Off.

PT.Karya Andalan Mandiri Jaya adalah Perusahaan yang bergerak dibidang distribusi peralatan pompa air. Untuk segment market kami adalah segment industrial dan commercial building.
Barangkali perusahaan Bapak membutuhkan produk pompa air, silahkan menghubungi kami dan dengan senang hati kami akan memproses kebutuhan produk yang Bapak inginkan.
Untuk info dan pemesanan dapat melalui :
Phone   : 021-71654133/ 085105654133
Email    : info@kamjaya.com
Web      : www.kamjaya.com
Pages:« Prev123456...1516Next »