Archive for July 2015

Rangkaian Pompa Air

Rangkaian Pompa Air adalah suatu rangkaian elektronika yang dikemas menjadi suatu instrumen, yang mempunyai fungsi sebagai penyedia aliran air dalam debit besar dengan prinsip kerja menghisap air yang tersedia dan mendistribusikan aliran air tersebut kepada setiap saluran keluar air. Untuk pembagian jenis dari rangkaian pompa air dapat diklasifikasikan melalui kekuatan daya hisap, daya listrik yang dikonsumsi, level ketinggian distribusi air, dan level ketinggian penampungan air. Perhitungan dari daya hisap air dan daya listrik yang dikonsumsi biasanya akan sebanding, jadi apabila pompa air mengalirkan air dalam jumlah debit yang besar maka akan semakin besar pula daya yang dikonsumsi oleh rangkaian pompa air.

Gambar Skema Rangkaian Pompa Air

Rangkaian Pompa Air

Selain itu rangkaian pompa air akan membutuhkan daya 2 kali lebih besar saat pertama kali dioperasikan, itu dikarenakan rangkaian pompa air membutuhkan proses seperti motor listrik yang mengubah energi listrik menjadi energi gerak. Energi gerak tersebut akan difungsikan untuk memutar baling-baling pompa hingga mencapai putaran yang dibutuhkan oleh pompa air untuk mengkosongkan udara pada ruang pompa, sehingga akan menghasilkan daya hisap kepada sumber air yang akan didistibusikan dan memompa kepada saluran-saluran keluaran air. Maka itulah untuk menghindari listrik yang tidak stabil dari daya awal operasi pompa, sebaiknya kita menggunakan komponen tambahan untuk rangkaian pompa air, yaitu kapasitor bank dan stabilizer.

Untuk penghematan daya listrik yang dikonsumsi dari rangkaian pompa air sebaiknya rangkaian pompa air diberikan komponen tambahan yaitu sensor air. Sensor air mempunyai fungsi untuk menghentikan operasi apabila daya tampung air sudah melebihi batas level air pada penampungan. Prinsip kerja dari sensor ini sangatlah sederhana, yaitu menggunakan 3 sensor yang memakai sistem logika sederhana, yang akan disambungkan kepada relay untuk memutuskan arus listrik secara otomatis. Sensor ini mempunyai 3 level, level air rendah, sedang, dan tinggi yang masing-masing input sensornya dihubungkan kepada konduktor yang nantinya akan terkena air dan selanjutnya akan mengindikasikan, apabila kondisi semua sensor LOW maka relay akan mematikan rangkaian pompa air.

Demikian penjelasan singkat tentang rangkaian pompa air, semoga artikel rangkaian kali ini dapat berguna dan bermanfaat bagi anda semua.

Untuk info lebih lanjut dapat menghubungi kami melalui :

Phone   : 085105654133

Email   : info@kamjaya.com

Web      : www.kamjaya.com

Tips memilih pompa Submersible untuk Rumah Tangga.

Kali ini, kami akan mengulas bagaimana cara memilih pompa submersible untuk rumah tangga. Dengan menurunnya tingkat permukaan air di kota2 besar di Indonesia, rumah2 mulai beralih dari pompa sumur dangkal, ke pompa jet pump, dan akhir2 ini lebih banyak ke pompa submersible. Sesuai namanya pompa submersible direndam di dalam air sumur. Pompa submersible sendiri sebenarnya kadang2 digunakan dalam menyebut pompa celup untuk kolam, sewage, atau sumppit. Namun kali ini kami akan mengulas pompa submersible khusus untuk sumur dalam, atau yang biasa disebut pompa satelit / submersible bore hole pump.

Submersible untuk sumur dalam rumah tangga dibagi menjadi 2 kategori, yaitu submersible untuk sumur 3 inch, dan submersible untuk sumur 4 inch. Sebagai catatan, pompa submersible 3 inch bukan berarti diameter pompa 3 inch, tetapi pompa tersebut bisa masuk ke sumur diameter pipa 3 inch. Demikian juga dengan submersible 4 inch. Tetapi perlu diperhatikan juga, bahwa terkadang tebal pipa2 dengan kualitas bagus seperti merk rucika terlalu tebal. Jadi pompa terkadang agak sempit untuk masuk ke pipa tersebut atau terkadang malah tidak bisa masuk karena pipa terlalu tebal. Jadi pemilihan pipa casing sumur pun berpengaruh dalam pemilihan pompa. Tapi secara umum, tebal pipa2 seperti maspion abu atau pipa2 lainnya cukup untuk dimasuki pompa submersible dengan diameter inch seperti yang disebutkan diatas. Kalau memang ingin memakai pipa kualitas bagus seperti rucika, lebih baik diameter pipanya lebih besar sedikit, seperti 5 inch.

Kapan kita memakai 3 inch atau 4 inch? Biasanya hal itu tergantung sumur di rumah anda. Ada beberapa sumur yang sudah dibuat untuk sumur jet pump dengan struktur pipa 4 inch sampai mata ventury, sisanya 3 inch. Karena jet pump sudah tidak bisa menghisap, rumah2 yang sudah memiliki struktur sumur tersebut bisa mengganti pompa jet pumpnya dengan pompa submersible 3 inch. Pompa submersible sumur 3 inch, dipopulerkan oleh pompa submersible type SQ merk Grundfos. Sehingga terkadang tukang2 atau orang pada umumnya menyebut pompa submersible 3 inch dengan sebutan SQ untuk merk apapun. Sedangkan untuk pompa submersible 4 inch biasanya disebut type SP yang merujuk pada type pompa SP merk Grundfos.

Setelah mengetahui diameter pompa yang dibutuhkan, kita harus mengetahui dalamnya sumur dan permukaan air untuk memilih pompa submersible yang kita butuhkan. Dalamnya sumur berbeda2 di tiap daerah, bahkan di kota yang sama pun berbeda2. Hal ini disebabkan karena lapisan air (aquifer), struktur tanah dan batu yang berbeda2 di tiap daerah. Biasanya tukang pompa daerah rumah anda atau kota anda yang sering mengebor di daerah2 tersebut yang mengetahui berapa dalam kita harus mengebor. Apabila anda ingin yakin, anda juga bisa meminta orang geologi untuk melihat struktur tanah di tempat anda dengan menggunakan cara geolistrik (sebelum pengeboran) dan logging (setelah pengeboran).

Setelah anda mengetahui dalam sumur dan permukaan air di tempat anda, barulah anda dapat menentukan pompa mana yang akan digunakan. Biasanya patokan yang kami gunakan adalah sebagai berikut: permukaan air 30-40 meter: Pompa Submersible 1/2 HP; 40-50 meter: 3/4 HP; 50-70 Meter: 1 HP, 60-80 meter: 1.5 HP. Tapi patokan tersebut tergantung dari supply air sumur anda dan pemakaian air yang digunakan di rumah anda. Patokan tersebut kami hitung dengan mengingat bahwa kebutuhan air di rumah tangga adalah sekitar 2 m3/jam atau 3 m3/jam. Apabila ternyata penggunaan air anda lebih besar, karena digunakan untuk kolam renang, kolam ikan, atau banyaknya orang yang tinggal di rumah anda, maka HP pompanya harus diperbesar.

Pompa Submersible yang dijual di PT. Karya Andalan Mandiri Jaya biasanya hanya berupa Pompa dan Motor saja. Belum termasuk kabel atau panel. Jadi untuk mendapatkan pompa yang siap pakai, biasanya anda harus membeli tambahan.

Panel

Panel merupakan pengaman pompa. Sebenarnya tanpa panel pun pompa sudah bisa berjalan. Tapi kami biasanya menyarankan pemakai submersible pump untuk memakai tambahan panel ini.

Untuk Informasi pemesanan bisa menghubungi kami, melalui:

Phone       : 085105654133/ 021 71654133

Email       : info@kamjaya.com

Web         : www.kamjaya.com

You might also likeclose